JEMBER, Transparansi.co.id – Peringatan Hari Palang Merah Sedunia yang jatuh pada Jumat (8/5/2026) berlangsung penuh kehangatan di Markas PMI Kabupaten Jember. Dalam suasana sederhana namun menyentuh, PMI Jember menggelar senam bersama yang diikuti pengurus, pegawai, relawan, serta puluhan siswa dan guru SLB-C Tunagrahita TPA Jember.
Keceriaan para siswa berkebutuhan khusus yang berbaur bersama relawan dan pengurus PMI menjadi gambaran nyata semangat kemanusiaan tanpa sekat. Tawa dan semangat mereka mewarnai halaman markas PMI sejak pagi.
Tahun ini, Hari Palang Merah Sedunia mengusung tema “Bersatu dalam Kemanusiaan”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya solidaritas global, aksi nyata relawan, serta penghormatan terhadap para pejuang kemanusiaan yang terus hadir membantu sesama di tengah berbagai situasi sulit.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan tenaga kemanusiaan yang selama ini mengabdikan diri untuk menolong masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh relawan dan tenaga kemanusiaan atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membantu sesama. Mari terus memperkuat solidaritas dan komitmen kemanusiaan di tengah kompleksitas persoalan dunia saat ini,” ujar Zainollah.
Menurutnya, kegiatan senam bersama siswa SLB-C Tunagrahita bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata bahwa nilai kemanusiaan harus dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menanamkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal-hal kecil yang sederhana,” tambahnya.
PMI Jember berharap momentum Hari Palang Merah Sedunia dapat menumbuhkan semangat kepedulian masyarakat untuk terus saling membantu, terutama saat terjadi bencana maupun situasi kemanusiaan lainnya.
“Semoga nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup di hati masyarakat dan mampu menginspirasi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Zainollah.
Hari Palang Merah Sedunia diperingati setiap 8 Mei sebagai penghormatan atas kelahiran Henry Dunant, pendiri Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yang lahir pada 8 Mei 1828. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan tujuh prinsip dasar Palang Merah dalam pelayanan kemanusiaan di seluruh dunia.


















