MBG

MBG SPPG Raudlatus Syabab Per 6 Maret Disorot, Jeruk Dinilai Mentah BGN Diminta Bergerak

×

MBG SPPG Raudlatus Syabab Per 6 Maret Disorot, Jeruk Dinilai Mentah BGN Diminta Bergerak

Sebarkan artikel ini

Foto: Menu MBG per 6 Maret 2026 yang diterima penerima manfaat dari SPPG Raudlatus Syabab Sumberwringin.

Jember, Transparansi.co.id -Wali murid penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Sukokerto 1 di Desa Sukokerto, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, kecewa lantaran buah Jeruk Baby Java yang disajikan oleh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Raudlatus Syabab Sumberwringin per 6 Maret 2026 tergolong buah metah atau belum masak.

Seorang warga Desa Sukokerto yang enggan disebutkan namanya itu menyampaikan, bahwa ada empat jenis menu yang disajikan oleh SPPG tersebut, diantaranya Jeruk Baby Java, Kacang Edamame, Naget dan Bakpao.

“Jeruk apa saya ngak paham, yang jelas ngak mau (Metah),” kata dia mengeluh lewat video yang dikirim lewat WhatsApp ke redaksi transparansi, Jumat (6/3/2026).

Ia meminta kepada pihak pengawas atau Badan Gizi Nasional (BGN) segera turun ke dapur SPPG tersebut untuk melakukan evaluasi.

Menurut dia, pengawasan ketat oleh BGN ke SPPG tersebut perlu dilakukan guna memastikan kualitas, kelayakan makanan, dan keamanan program MBG.

Fakta di lapangan, Jeruk Baby Java yang diterima siswa kulit jeruk berwarna hijau pekat dan keras ditengarai belum matang.

Diketahui bersama bahwa SPPG Raudlatus Syabab Sumberwringin sudah beroperasi sejak tahun 2025.

SPPG Raudlatus Syabab Sumberwringin mendistribusikan hampir tiga ribu porsi MBG ke 26 lembaga yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Sukowono.

“Sekitar 2.800 MBG ke 26 lembaga,” kata Hafed kepala SPPG Raudlatus Syabab Sumberwringin di kantor redaksi Tranparansi, Rabu (4/3/2026).

Terpisah, kepala SPPG Raudlatus Syabab Sumberwringin Hafed mengatakan, bahwa Jeruk Baby Java yang disajikan per hari Jumat 6 Maret 2026 layak dikonsumsi.

Ia berdalih Jeruk Baby Java di Menu MBG itu sudah dilakukan uji rasa sebelum disalurkan ke penerima manfaat.

“Nggeh sudah (Layak). Kami sebelum distribusi dicoba (dicicipi) dulu,” sergah dia lewat WhatsApp, Minggu (8/3/2026).

Bahkan, kata dia, pihaknya sudah memberikan tips cara mengkonsumsi jeruk yang dimaksud lewat gambar yang dibagikan ke grup WhatsApp penerima manfaat.

“Itu jeruk baby java pak. Kemarin sudah dikasih tau cara mengonsumsinya,” terangnya.

Diketahui bersama, menu MBG yang disajikan oleh dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Raudlatus Syabab tersebut merupakan program pemerintah bertujuan untuk memberikan makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui guna meningkatkan gizi, kesehatan, kualitas belajar, dan membentuk karakter khususunya di wilayah pendistribusian SPPG Raudlatus Syabab di Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *