Scroll untuk baca artikel
Berita

Syngenta Indonesia Luncurkan Miravis Duo di Jember, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

×

Syngenta Indonesia Luncurkan Miravis Duo di Jember, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

 

JEMBER, Transparansi.co.id – Kesehatan tanaman padi di tengah ancaman penyakit dan ketidakpastian cuaca menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Untuk mendukung upaya tersebut, Syngenta Indonesia meluncurkan produk fungisida Miravis Duo di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

National Sales Head Syngenta Indonesia, Fauzi Tubat, mengatakan petani perlu terus meningkatkan produktivitas agar pendapatan mereka ikut bertambah.
“Petani harus fokus meningkatkan produksi. Jika volume naik dan harga naik, maka pendapatan petani juga akan meningkat,” kata Fauzi.

Menurutnya, Miravis Duo merupakan inovasi Syngenta Indonesia yang dirancang untuk membantu menjaga kesehatan tanaman padi sehingga hasil panen dapat lebih optimal dan keuntungan petani meningkat.

Syngenta Indonesia juga berharap dapat terus bersinergi dengan petani dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan serta membangun kolaborasi yang kuat untuk memajukan sektor pertanian nasional.

Peluncuran Miravis Duo digelar di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, pada Rabu (17/6/2026). Jember menjadi lokasi peluncuran ketiga setelah sebelumnya produk tersebut diperkenalkan di Cilacap dan Karawang.

Fauzi menegaskan, peluncuran produk ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui sinergi antara petani, pemerintah, dan sektor swasta.

Jember dipilih karena memiliki peran strategis sebagai sentra produksi beras terbesar di kawasan Tapal Kuda. Di tingkat Provinsi Jawa Timur, Jember masuk tiga besar daerah dengan luas panen terbesar dan berada pada peringkat ke-35 dari sisi produktivitas padi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Juni 2026, Kabupaten Jember menghasilkan 446.097 ton beras. Capaian tersebut didukung oleh kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui berbagai program strategis di sektor pertanian.

Peluncuran Miravis Duo di Jember dihadiri sekitar 500 petani dari berbagai kecamatan. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Jember, yakni Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember, M. Djamil.

“Kami sangat mengapresiasi Syngenta yang telah menghadirkan inovasi luar biasa bagi petani. Semoga inovasi ini memberikan dampak signifikan bagi petani dan Kabupaten Jember,” ujar Djamil.

Ia juga menyoroti momentum peluncuran produk yang bertepatan dengan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah yang dinilai sangat menguntungkan petani.

“HPP saat ini merupakan yang terbaik sepanjang sejarah, yakni mencapai Rp7.500 per kilogram,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang petani asal Jember, Irfan, mengaku terbantu setelah menggunakan Miravis Duo. Sebelumnya, serangan penyakit pada tanaman padinya kerap menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi menurunkan hasil panen.

“Kalau tidak segera diatasi, penyakit ini akan menurunkan produksi seperti yang saya alami pada musim-musim sebelumnya,” katanya.

Menurut Irfan, kondisi tanaman menjadi lebih baik setelah menggunakan produk tersebut.

“Melihat tanaman sehat, rasanya lebih tenang,” ujarnya.

Selain meluncurkan produk, Syngenta Indonesia juga memberikan apresiasi kepada keluarga petani melalui penyerahan bantuan berupa tas dan alat tulis sekolah kepada 20 anak petani berprestasi dari Pesantren Yayasan Al Mubarok, Jember.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong semangat belajar generasi muda sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Jember sebagai salah satu pilar lumbung pangan nasional. (*)

banner 325x300
Penulis: Udin Editor: Eno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *