Foto: Bupati Jember Gus Fawait mengikuti Serangkai kegiatan bunga desaku di Kecamatan Mayang.
JEMBER, Transparansi.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kecamatan Mayang, Rabu (22/7/2026). Program yang dipimpin langsung Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait ini menjadi upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Sejak pagi hingga malam hari, Gus Fawait bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan sejumlah agenda yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari pelayanan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga dialog dengan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan home visit di Desa Mrawan. Dalam agenda tersebut, Gus Fawait yang diwakili Helmi mengunjungi warga lanjut usia dan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Selain memastikan kondisi kesehatan dan kesejahteraan warga, Pemerintah Kabupaten Jember juga menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Selanjutnya, Gus Fawait menghadiri apel siswa di SMP Negeri 1 Mayang. Di hadapan para pelajar, ia memberikan motivasi agar terus semangat belajar, menjauhi pergaulan negatif, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berkarakter dan mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Jember.
Rangkaian kegiatan berlanjut di Kantor Kecamatan Mayang melalui dialog bersama kelompok pengajian dan para guru ngaji. Dalam pertemuan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah program pemerintah daerah yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan publik, dukungan terhadap pendidikan keagamaan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat.
Usai berdialog, rombongan meninjau pelayanan di Puskesmas Mayang. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal, cepat, dan berkualitas sesuai standar pelayanan publik.
Pada sore hari, Gus Fawait berdialog dengan pelaku UMKM, pedagang keliling (mlijo), dan kelompok tani di Balai Desa Sidomukti.
Berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha kecil dan sektor pertanian menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi dalam memperkuat perekonomian desa.
Agenda berikutnya adalah pertemuan bersama kader Posyandu serta ketua RT dan RW di Lapangan Kejayan. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi karena para kader dan perangkat lingkungan dinilai sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa dan dusun.
Rangkaian kegiatan Bunga Desaku Mayang 2026 ditutup pada malam hari melalui forum serap aspirasi bersama tokoh masyarakat dan pemuda di Lapangan Tegalrejo. Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan berbagai usulan, masukan, serta harapan terkait pembangunan daerah secara langsung kepada Bupati Jember.
Melalui program Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, responsif, dan tepat sasaran. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan Jember Baru, Jember Maju.







