Foto: Petugas evakuasi korban hanyut di sungai Garahan Jember
Jember, transparansi.co.id – Memasuki hari keempat proses pencarian korban hanyut di Sungai Garahan, Desa Garahan, Kecamatan Silo, korban bernama Buyang (44), warga Desa/Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak 4,8 kilometer dari lokasi kejadian.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, PMI Jember, serta potensi SAR lainnya langsung mengevakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa ke Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RSU dr. Soebandi, Jember, menggunakan ambulans PMI Kabupaten Jember sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Setelah dievakuasi oleh tim gabungan dari Sungai Sumberjati, Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, korban kami bawa menggunakan ambulans jenazah PMI Jember ke Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RSU dr. Soebandi, Jember,” ujar Faiturahman, Staf Penanggulangan Bencana PMI Jember.
Korban ditemukan pada Kamis siang sekitar pukul 13.50 WIB. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tidak jauh dari rumah duka.
“Korban ditemukan Kamis siang, kemudian tim gabungan bersama-sama melakukan evakuasi,” tambah Faiturahman yang didampingi Imam Rosidi, staf pelayanan PMI Kabupaten Jember.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR pencarian orang hilang di Sungai Garahan yang dimulai sejak Minggu sore resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sebelumnya, pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB, korban berpamitan kepada keluarganya untuk mandi di Sungai Garahan. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga menduga korban hanyut terbawa arus sungai.
Berdasarkan laporan tersebut, tim gabungan melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai sejak Senin hingga Kamis siang, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Sumberjati.





