Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Sadis Main Bacok! Kepala Desa Pakel Gucialit Lumajang Korban Pengeroyokan Dilarikan ke Rumah Sakit 

×

Sadis Main Bacok! Kepala Desa Pakel Gucialit Lumajang Korban Pengeroyokan Dilarikan ke Rumah Sakit 

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Foto: Inisial SMP korban penganiayaan belasan orang menjalani pengobatan di Rumah Saki di Lumajang. (Dok istimewa)

Lumajang, Transparansi.co.id – Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, berinisial SMP (45) mengalami nasib naas dikeroyok oleh sekelompok orang dengan senjata tajam (Sajam) pada Rabu 15 April 2026 sekitar pukul 14.45 WIB. Peristiwa itu terjadi di kediaman korban di Desa Pakel kecamatan setempat.

Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, ketika dikonfirmasi Transparansi.co.id pada Rabu malam (15/4) melalui pesan WhatsApp menjelaskan, bahwa berdasarkan keterangan saksi, sekitar 15 orang datang bertamu menggunakan dua unit mobil Toyota Terios putih dan Honda Station, serta beberapa sepeda motor.

“Awalnya pertemuan berlangsung normal. Para tamu menanyakan alasan SMP yang disebut sempat marah-marah saat acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada Selasa 14 April 2026. SMP mengaku diam dan meminta maaf atas kejadian tersebut. Namun tak lama setelah itu, beberapa orang dari kelompok tamu tiba-tiba mengeroyok SMP menggunakan senjata tajam,” terangnya.

Saat keributan terjadi, lanjut Ipda Suprapto, sejumlah saksi di lokasi sempat bertanya siapa yang menyuruh aksi itu. Salah satu terduga pelaku menjawab bahwa perintah datang dari seseorang berinisial HD yang beralamat di Jatiroto. Usai melakukan penganiayaan, kelompok tersebut langsung meninggalkan tempat kejadian.

“Pada pukul 15.00 WIB, saksi melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gucialit. Anggota kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan meminta keterangan para saksi,” katanya.

Lebih rinci Ipda Suprapto menerangkan, bahwa SMP sempat mendapat perawatan di RS Haryoto Lumajang sebelum diperbolehkan pulang. Sementara itu, identitas para terduga pelaku masih didalami polisi.

“Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka resmi dan masih menyelidiki keterlibatan pihak yang disebut dalam keterangan saksi,” jelasnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *