Foto: Gambar AI
Jember, Transparansi.co.id – Kerap kali terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan provinsi wilayah Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, memicu keresahan masyarakat. Warga mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan segera memasang fasilitas keselamatan jalan berupa warning light (Lampu berkedip kuning), serta plang peringatan rawan kecelakaan di sejumlah titik yang dinilai berbahaya, Jember (22/5/2026).
Permintaan tersebut disampaikan warga Sukokerto, Totok, yang mengaku prihatin dengan seringnya kecelakaan yang terjadi di kawasan tersebut, mulai dari kecelakaan ringan hingga yang menimbulkan korban luka berat dan meninggal dunia.
Menurut dia, keberadaan warning light dan rambu lalu lintas bisa memberikan isyarat visual untuk menarik perhatian, meningkatkan kewaspadaan, dan memperingatkan pengguna jalan terhadap potensi bahaya
“Kami berharap Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur segera menindaklanjuti pemasangan warning light dan rambu-rambu peringatan di titik rawan kecelakaan di wilayah Sukowono,” ujar Totok kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, terdapat sedikitnya tiga titik di ruas jalan provinsi Maesan (Bondowoso) arah Sukowono (Jember) yang dinilai sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah karena tidak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas.
Titik pertama berada di pertigaan berbentuk huruf “Y” di depan Kantor Desa Sukokerto. Lokasi tersebut disebut rawan karena menjadi pertemuan arus kendaraan dari beberapa arah dengan tingkat mobilitas terkadang tinggi.
Titik kedua berada di perempatan depan Puskesmas Sukowono. Warga menilai lokasi tersebut membutuhkan pemasangan warning light.
Sementara titik ketiga berada di pertigaan Pasar Sukowono atau tepatnya di depan kantor Pegadaian Sukowono. Di lokasi ini warga meminta pemasangan warning light dan papan imbauan hati-hati karena area tersebut merupakan area pasar dan masyarakat beraktivitas cukup ramai
Totok menegaskan, keberadaan fasilitas keselamatan lalu lintas sangat penting untuk meminimalisir angka kecelakaan di jalur Maesan- Sukowono.
“Harapan kami sederhana, bagaimana masyarakat bisa lebih aman saat melintas. Selama ini kecelakaan sering terjadi, bahkan ada yang fatal. Kami merasa prihatin dan berharap pemerintah segera bertindak,” katanya.
Warga berharap langkah cepat dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kecamatan Sukowono yang selama ini dinilai rawan.



















