Scroll untuk baca artikel
Berita

Bupati Ajak Sineas Syuting di Lumajang, Industri Film Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi Kreatif

×

Bupati Ajak Sineas Syuting di Lumajang, Industri Film Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

Foto: Bupati Lumajang Indah Amperawati, saat menghadiri Meet and Greet serta Special Screening film Lastri: Arwah Kembang Desa di Mopic Cinemas Lumajang. (Dok istimewa)

Lumajang, Transparansi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang membuka peluang seluas-luasnya bagi industri perfilman nasional untuk menjadikan daerahnya sebagai lokasi syuting. Langkah ini diyakini mampu memperkuat promosi wisata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Senin (6/7/2026).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri Meet and Greet serta Special Screening film Lastri: Arwah Kembang Desa di Mopic Cinemas Lumajang, Minggu (5/7/2026). Film bergenre horor itu mengambil sejumlah lokasi syuting di Kabupaten Lumajang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya mengucapkan terima kasih kepada sutradara dan seluruh tim film Lastri: Arwah Kembang Desa. Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Lumajang sebagai lokasi syuting,” ujar Bupati yang akrab disapa Bunda Indah.

Menurutnya, kehadiran industri perfilman memberikan dampak ekonomi yang luas. Proses produksi film melibatkan berbagai sektor, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, pelaku UMKM, hingga tenaga kerja lokal.

“Film menjadi media yang sangat efektif untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan potensi daerah. Semakin banyak film diproduksi di Lumajang, semakin besar pula peluang daerah ini dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus tujuan investasi di sektor ekonomi kreatif,” katanya.

Pemkab Lumajang, lanjut Bunda Indah, siap memfasilitasi rumah produksi yang ingin melakukan pengambilan gambar di wilayahnya sesuai kewenangan pemerintah daerah.

“Kami sangat terbuka. Jika ada rumah produksi yang ingin syuting di Lumajang, pemerintah daerah siap memberikan dukungan. Kami berharap semakin banyak sineas Indonesia memilih Lumajang sebagai tempat berkarya,” tegasnya.

Ia berharap film Lastri: Arwah Kembang Desa menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan industri perfilman nasional. Menurutnya, karya film tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan potensi daerah kepada publik.

Dengan kekayaan panorama alam, mulai dari pantai, pegunungan, air terjun, hingga kawasan perkebunan, serta budaya lokal yang khas, Lumajang optimistis mampu menjadi salah satu destinasi unggulan bagi produksi film nasional di masa mendatang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *