Proses berikutnya mencakup masa sanggah, pemasukan dokumen penawaran teknis dan harga, pemaparan atau presentasi Rencana Induk Pengembangan (RIP), evaluasi penawaran, hingga penetapan pemenang mitra KSP yang dijadwalkan pada 2-3 November 2026. Penandatanganan kontrak direncanakan mulai 3 November hingga akhir Desember 2026 sesuai jadwal yang ditetapkan.
Bagi masyarakat, keterbukaan informasi mengenai proses tersebut penting untuk mengetahui bagaimana aset milik daerah akan dimanfaatkan. Mulai dari objek yang dikerjasamakan, persyaratan mitra, nilai kontribusi, hingga tahapan pemilihan tersedia sebagai bagian dari proses yang dapat diketahui publik.
Pemkab Lumajang berharap mitra yang terpilih nantinya mampu mengembangkan Selokambang secara profesional, menjaga aset dan lingkungan, meningkatkan kualitas pelayanan wisata, serta menciptakan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat sekitar.
Dengan pengelolaan yang tepat, Pemandian Alam Selokambang diharapkan tidak hanya menjadi aset daerah yang bernilai, tetapi juga tumbuh sebagai destinasi wisata, ruang edukasi, dan penggerak ekonomi lokal yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.





















