Foto: Kepala DKPP Lumajang, Retno Wulan Andari, ketika melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. (Dok istimewa)
Lumajang, Transparansi.co.id — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat dan layak, sekaligus menjamin keamanan pangan asal hewan.
Kepala DKPP Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, mengatakan pengawasan kesehatan hewan menjadi langkah pencegahan penting untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit serta memberikan kepastian kepada masyarakat saat memilih hewan kurban.
“Kami ingin memastikan seluruh hewan kurban yang dijual di Kabupaten Lumajang dalam kondisi sehat dan layak. Pemeriksaan ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat membeli hewan kurban,” ujar Retno saat memimpin pemeriksaan bersama tim Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta UPTD Puskeswan Senduro, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, pengawasan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik ternak, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengendalian sejak awal rantai distribusi pangan asal hewan. Tujuannya untuk memastikan produk yang nantinya dikonsumsi masyarakat berasal dari ternak yang memenuhi standar kesehatan.
Pemeriksaan dilakukan di beberapa titik, di antaranya kawasan depan SPBU Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Jalan Veteran Lumajang, serta wilayah Kelurahan Rogotrunan. Dari hasil pemeriksaan, petugas memeriksa 118 ekor ternak, terdiri atas 6 ekor kambing dan 112 ekor domba.
Hasilnya, sebagian besar hewan dinyatakan sehat dan layak dijadikan hewan kurban. Meski demikian, petugas menemukan beberapa ekor domba mengalami gangguan kesehatan ringan berupa iritasi pada mata. Kondisi tersebut dipastikan tidak mengarah pada penyakit menular berbahaya.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang terkait kebersihan kandang, kualitas pakan ternak, serta penanganan awal apabila ditemukan gejala gangguan kesehatan pada hewan.
Berdasarkan data DKPP Kabupaten Lumajang, hingga saat ini tercatat 993 ekor ternak tersebar di 26 titik lapak penjualan hewan kurban, terdiri dari 213 ekor kambing dan 780 ekor domba.
DKPP memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala hingga mendekati Hari Raya Iduladha. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan hewan kurban, menjamin keamanan pangan, sekaligus melindungi kesehatan masyarakat secara lebih luas.




















