Foto: Kepala Sekolah SMPN 4 Lumajang, Mamik Setiawati, M.Pd. (Dok. Transparansi.co.id)
Lumajang, Transparansi.co.id – Selain unggul di bidang akademik, SMP Negeri 4 Lumajang juga memperkuat pendidikan karakter dan spiritual peserta didik melalui berbagai kegiatan keagamaan rutin.
Kepala SMPN 4 Lumajang, Mamik Setiawati, M.Pd., mengatakan sekolah secara konsisten membiasakan siswa dengan ibadah dan pembinaan Al-Qur’an setiap hari.
Setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai, seluruh siswa melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah di lingkungan sekolah.
Selain itu, kegiatan istigosah juga rutin digelar. Pada hari-hari tertentu, istigosah dilaksanakan bersama orang tua siswa.
“Sholat dhuha, istigosah. Kalau hari Jumat manis istigosah dengan orang tua,” ujar Mamik Setiawati saat ditemui di sekolah, Jum’at (21/8/2026).
Menurutnya, pelibatan orang tua dalam kegiatan keagamaan bertujuan untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan rumah dalam membentuk karakter anak.
Untuk pembinaan Al-Qur’an, SMPN 4 Lumajang bekerja sama dengan lembaga Tartila sebagai pengajar.
Para siswa mengikuti kegiatan mengaji setiap hari selama 1,5 jam dengan metode dan bimbingan dari pengajar profesional.
“Untuk mengaji Qur’an setiap hari selama 1,5 jam dengan pengajar dari Tartila,” jelas Mamik.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan kecintaan siswa terhadap kitab suci.
Hasil dari pembinaan tersebut mulai terlihat. Tak sedikit alumni SMPN 4 Lumajang yang melanjutkan hafalan dan berhasil menjadi hafidz.
“Tak jarang anak yang lulus dari SMP 4 kemudian hafidz Qur’an,” ungkap Mamik dengan bangga.
Ia berharap, melalui pembiasaan ibadah dan ngaji ini, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan fondasi spiritual yang kuat.
Pihak sekolah juga terus mendorong orang tua untuk mendukung program keagamaan di rumah, agar nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah dapat berjalan beriringan.









