Foto: Bupati Lumajang, saat menghadiri rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa dan Bali. (Dok istimewa)
Lumajang, Transparansi.co.id – Stabilitas daerah menjadi modal utama untuk menjaga pelayanan publik dan mempercepat pembangunan. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa dan Bali yang digelar di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir langsung dalam forum yang mempertemukan kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Jawa dan Bali tersebut. Rakor ini menjadi wadah penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung program pembangunan nasional.
Bunda Indah, sapaan Bupati Lumajang, menegaskan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan seluruh unsur Forkopimda merupakan fondasi penting menciptakan kondisi aman dan kondusif.
“Sinergisitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan seluruh unsur Forkopimda merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas daerah. Dengan kondisi yang aman dan kondusif, program pembangunan dapat berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya butuh perencanaan dan sumber daya, tetapi juga stabilitas sosial yang menjaga kepercayaan publik serta memberi ruang bagi aktivitas ekonomi dan pembangunan.
Pemerintah pusat dalam forum itu menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi lintas sektor untuk mengantisipasi tantangan sosial, ekonomi, dan keamanan yang dapat memengaruhi daerah.
Bunda Indah menilai koordinasi kuat antarlembaga mempercepat penyelesaian persoalan di daerah sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.
“Stabilitas daerah bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, dunia usaha berkembang, dan pelayanan publik berjalan optimal,” jelasnya.
Ia berharap arahan dan strategi yang dibahas dalam rakor menjadi pedoman bagi daerah dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan program nasional.
Melalui sinergi yang kuat, Pemkab Lumajang menargetkan stabilitas wilayah tetap terjaga sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ketahanan daerah, dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.





















