Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (DKPP) Kabupaten Lumajang, drh. Endra Novianto, di lokasi kegiatan. (Dok. Transparansi.co.id)
Lumajang, Transparansi.co.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Kontes Sapi, Kambing, dan Domba Tahun 2026 di kawasan Wonorejo Terpadu, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Sabtu (26/09/2026).
Kegiatan tersebut merupakan program kerja tahunan DKPP sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyambut Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-771 Tahun 2026.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (DKPP) Kabupaten Lumajang, drh. Endra Novianto, mengatakan kontes ternak ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan dan unjuk kualitas hewan ternak. Lebih dari itu, Pemkab Lumajang menjadikannya sebagai upaya strategis untuk mendorong pengembangan peternakan sekaligus mencari bibit-bibit ternak unggul.
“Kami berharap dengan kontes ini, minat masyarakat terutama kalangan muda lebih semangat dalam memelihara hewan ternak,” kata Endra saat di temui media ini, di sela kegiatannya.
Ratusan peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur turut ambil bagian. Mereka menampilkan berbagai jenis sapi, kambing, dan domba dengan kualitas unggulan untuk dinilai dewan juri.
Menurut Endra, salah satu ternak yang menjadi perhatian khusus adalah Kambing Senduro. Ternak endemik asal Kecamatan Senduro tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu potensi peternakan unggulan dan ikon Kabupaten Lumajang.
Pengembangan bibit unggul, kata dia, dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan. Dengan semakin banyak masyarakat yang tertarik memelihara dan mengembangkan ternak berkualitas, populasi ternak diharapkan terus bertambah sehingga mampu memenuhi kebutuhan daging masyarakat.
Selain meningkatkan populasi, pengembangan peternakan juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga daging di pasaran, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.
Pemkab Lumajang berharap kontes ternak tersebut dapat menjadi momentum untuk mempertemukan para peternak, pelaku usaha, dan pecinta ternak, sekaligus mendorong peningkatan kualitas peternakan di Lumajang.
“Dengan adanya pembinaan dan pengembangan bibit ternak secara berkelanjutan, Lumajang diharapkan mampu mempertahankan potensi peternakannya sekaligus memperkuat ketersediaan pangan asal hewan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Selain kontes hewan ternak, DKPP juga menggelar lomba olahan daging kambing dan domba serta festival kuliner UMKM unggulan Lumajang, seperti keripik pisang, susu sapi dan susu kambing, yang turut meramaikan kegiatan.





















