Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Lumajang Libatkan Komunitas sebagai Duta Wisata Informal, Perkuat Promosi Berbasis Pengalaman

×

Lumajang Libatkan Komunitas sebagai Duta Wisata Informal, Perkuat Promosi Berbasis Pengalaman

Sebarkan artikel ini

Foto: Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat menerima kunjungan komunitas turing asal Surabaya di Rumah Dinas Wakil Bupati, Kamis (14/5/2026). (Dok istimewa)

Lumajang, Transparansi.co.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang mengembangkan strategi promosi pariwisata yang lebih adaptif dengan melibatkan jejaring komunitas sebagai duta wisata informal., Lumajang (15/5/2026).

Pendekatan tersebut dinilai efektif karena pengalaman langsung para pengunjung mampu membangun citra daerah secara lebih autentik dan menjangkau publik lebih luas melalui media sosial maupun jaringan komunitas.

Strategi itu terlihat saat Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menerima kunjungan komunitas turing asal Surabaya di Rumah Dinas Wakil Bupati, Kamis (14/5/2026). Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi wisata, kuliner, serta karakter masyarakat Lumajang kepada para pengendara yang tengah melakukan perjalanan lintas daerah.

Wakil Bupati Yudha menilai komunitas perjalanan memiliki peran penting dalam mendukung promosi wisata modern. Pengalaman yang dibawa wisatawan setelah menikmati suasana daerah dinilai dapat menjadi promosi organik yang lebih efektif karena disampaikan berdasarkan pengalaman nyata, bukan sekadar materi kampanye.

“Lumajang terbuka bagi siapa saja yang datang dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan. Semoga teman-teman riders bisa menikmati suasana serta keindahan alam yang ada di Lumajang,” ujarnya.

Menurut Yudha, pola promosi wisata saat ini telah mengalami perubahan. Wisatawan cenderung menentukan tujuan perjalanan berdasarkan cerita, dokumentasi, dan rekomendasi yang dibagikan orang lain, terutama dari komunitas yang memiliki minat serupa.
Karena itu, kehadiran komunitas dari luar daerah dipandang sebagai peluang untuk memperluas eksposur wisata Lumajang secara alami dan berkelanjutan.

Kabupaten Lumajang memiliki potensi wisata yang beragam, mulai dari panorama pegunungan, air terjun, kawasan lereng Semeru, hingga kekayaan budaya lokal. Potensi tersebut diyakini akan lebih cepat dikenal apabila diperkuat melalui pengalaman para pengunjung yang kemudian tersebar melalui jejaring digital.

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menilai promosi berbasis pengalaman wisatawan memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Setiap kunjungan wisata turut menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kuliner, jasa transportasi, penginapan, hingga ekonomi kreatif masyarakat di sekitar destinasi wisata.

Melalui pendekatan tersebut, komunitas tidak hanya diposisikan sebagai tamu, tetapi juga mitra strategis dalam promosi daerah. Cerita perjalanan, unggahan media sosial, serta rekomendasi antarkomunitas menjadi kekuatan promosi baru yang lebih dipercaya masyarakat.

Bagi Pemkab Lumajang, penguatan sektor pariwisata harus dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak. Selain promosi resmi pemerintah, keterlibatan komunitas dinilai mampu memperluas jangkauan promosi tanpa batas wilayah. Pengalaman positif para pengunjung diharapkan menjadi pesan kuat bahwa Lumajang layak dikunjungi sebagai destinasi wisata alam dan budaya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebelum rombongan melanjutkan perjalanan. Kunjungan singkat itu menjadi gambaran bahwa promosi daerah saat ini tidak lagi bertumpu pada iklan semata, melainkan juga pada cerita yang dibawa pulang setiap orang yang datang dan merasakan langsung wajah Lumajang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *