Foto: Kiai, H. As’at Malik berkopiah putih di tengah. (Dok Transparansi.co.id)
Lumajang, Transparansi.co.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, mewisuda tujuh santri penghafal Al-Qur’an 30 juz sekaligus melepas peserta didik dari jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2025/2026.
Pengasuh Ponpes Al Fatah, Kiai H. As’at Malik, mengatakan lembaganya tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan wirausaha melalui program pertanian dan peternakan.
“Kami mengembangkan pertanian hidroponik seperti selada dan cabai jamu, serta peternakan ayam potong dan ayam petelur sebagai bekal kemandirian santri,” ujar As’at Malik, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, program tersebut dipadukan dengan pendidikan keagamaan agar para santri memiliki peluang untuk mengembangkan usaha setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.
“Harapannya, ketika lulus mereka tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu berwirausaha dan mandiri di tengah masyarakat,” katanya.
Salah seorang wali santri, Abdul Muin, mengaku bangga dengan perkembangan putranya selama menempuh pendidikan di Al Fatah. Ia menilai pendidikan di pesantren tersebut tidak hanya mengutamakan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak.
Melalui wisuda dan pelepasan peserta didik ini, Yayasan Al Fatah berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjadi generasi yang berprestasi, mandiri, dan berakhlak mulia.





















