Scroll untuk baca artikel
KPKProyek

Proyek Rehabilitasi Irigasi Bondoyudo BBWS Brantas di Jember-Lumajang Disorot, Transparansi Anggaran dan Volume Tak Dicantumkan 

×

Proyek Rehabilitasi Irigasi Bondoyudo BBWS Brantas di Jember-Lumajang Disorot, Transparansi Anggaran dan Volume Tak Dicantumkan 

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Foto: Papan informasi kegiatan proyek wilayah BBWS Brantas di Jember Lumajang.

JEMBER, Transparansi.co.id – Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Bondoyudo yang mencakup wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang menjadi perhatian. Pasalnya, papan informasi proyek yang terpasang di lokasi tidak mencantumkan sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan pekerjaan, Rabu (4/11/2026).

Berdasarkan pantauan wartawan pada papan informasi proyek, kegiatan tersebut berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Brantas, pada Kegiatan Irigasi dan Rawa II.

Dalam papan proyek disebutkan, pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Bondoyudo dilaksanakan di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember dengan waktu pelaksanaan selama 537 hari kalender.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh KSO PT Minarta Dutahutama–PT Tirta Magelang. Sementara konsultan pengawas dipercayakan kepada KSO PT Nadiputra Pratama–PT Agrinas Palma Nusantara.

Namun, dari informasi yang tertera, tidak ditemukan keterangan mengenai besaran nilai anggaran maupun sumber pendanaan proyek. Selain itu, volume pekerjaan dan rincian item kegiatan yang akan dikerjakan juga tidak dicantumkan dalam papan informasi tersebut.

Padahal, informasi mengenai nilai kontrak, sumber anggaran, volume, serta uraian pekerjaan merupakan bagian penting untuk diketahui masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi dan pengawasan publik terhadap pelaksanaan proyek pemerintah.

Saat awak media melakukan konfirmasi kepada Arif, selaku pihak konsultan pengawas dari PT Nadiputra, ia menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut mengenai proyek tersebut dilakukan langsung kepada pihak Brantas dan Rawa di Surabaya.

“Mohon maaf mas, jenengan lang ke proyek brantas saja ya, suwun,” ujar Arif kepada wartawan lewat WhatsApp, Rabu (4/11/2026).

Arahan tersebut menjadi dasar bagi awak media untuk meminta penjelasan lebih lanjut kepada BBWS Brantas, khususnya terkait nilai anggaran, sumber pendanaan, volume pekerjaan, rincian item kegiatan, serta keterbukaan informasi proyek rehabilitasi jaringan irigasi yang mencakup dua kabupaten tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BBWS Brantas akan dilakukan konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *